Please! Follow my Instagram.

Cara Membuat Wingko Babat Yang Enak Asli Semarang

Wingko Babat merupakan salah satu jenis jajanan kebanggaan masyarakat Babat yang terletak di sebuah desa kecil di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Hidangan ini sangat populer di sepanjang pantai utara Jawa. Perlu kau ketahui, ada wingko babat yang terkenal dan berasal dari Semarang. Tak heran jika banyak orang yang percaya bahwa Wingko Babat berasal dari Semarang, padahal sebenarnya bukan berasal dari daerah tersebut.

Jika Anda melintasi jalur Pantura, niscaya Anda akan menemukan banyak pedagang yang menjual dan membeli Wingko Babat di stasiun kereta, terminal bus, toko makanan ringan, dan toko suvenir. Memang, jajanan ini sangat terlihat sedrhana. Tapi asal kau tahu, meski sederhana, wingko babat merupakan jajanan tradisional yang manis, gurih, dan enak yang masih digemari oleh banyak pecinta jajanan Indonesia. Pembuatan wingko babat sebenarnya cukup sederhana karena bahan yang tersedia banyak dan prosesnya juga cukup sederhana. Saya yakin, semua orang bisa membuat jajanan wingko dengan syarat ingin mencoba dan tahu cara yang benar. Karena adonannya yang manis, memanggang dalam wajan teflon membutuhkan api sedang dan membutuhkan waktu pemanggangan yang cukup lama. Ini berguna agar wingko tidak gosong.

Bahan-Bahan Wingko Babat Yang Praktis Untuk Jualan

250 gram tepung ketan

200 gram gula pasir

250 gram kelapa setengah tua atau bisa diganti dengan 125 gram kelapa parut dan kering yang kemudian dicampur dengan 125 ml santan kental

150 ml air kelapa

½  sendok teh garam halus

Cara Membuat Wingko Babat Yang Enak Dan Empuk

1. Jika Anda menggunakan kelapa segar, parut secara memanjang. tetapi apabila Anda menggunakan persiapan dengan kelapa parut kering, maka Anda dapat melewati langkah ini.

2. Jika Anda menggunakan kelapa parut kering, maka campur  dengan santan kelapa dan setelah itu aduk hingga rata atau melembab.

3. Dalam satu wadah atau mangkok besar, Silahkan campur bahan seperti tepung ketan, gula pasir, kelapa parut, dan garam.

4. Tambahkan air sedikit demi sedikit kemudian uleni sampai adonan tercampur rata dan bisa dibentuk besar atau mini. Sebaiknya uleni adonan hingga mudah dibentuk dan menjadi elastis, Anda tidak perlu melakukannya hingga halus.

5. Cicipi jika perlu dan sesuaikan dengan bahan seperti gula atau garam sesuai kebutuhan.

6. Buat adonan menjadi 20 porsi adonan yang sama. Kemudian bentuknya menjadi bulat dengan diameter sekitar 5 cm. Cara membuat adonan menjadi bulat adalah dengan menggulungnya di antara telapak tangan.

7. Dengan jari tangan, tekan adonan bulat menjadi bentuk bulat pipih setebal 1,5 cm.

8. Di atas api sedang, panaskan wajan teflon datar yang tebal dengan skala 4,5 dari 9.

9. Perlu diingat bahwa adonan Wingko mengandung gula sehingga cepat gosong, jadi biarkan api membara sedang. Jika suhunya terlalu tinggi, maka kemungkinan besar wingko akan mudah gosong di bagian luar dan sementara di bagian dalam tidak dimasak.

10. Panggang selama 7 menit di setiap sisi dalam wajan. Periksa dari waktu ke waktu untuk memastikan bahwa adonan Wingko tidak Gosong.

11. Beri jarak yang cukup di antara adonan Wingko dengan tujuan agar tidak saling menempel. Mengapa ini harus dilakukan?karena Wingko babat biasanya akan mengembang / membesar selama proses pembakaran berlangsung.

12. Balik sampai kedua sisinya berubah kecoklatan dan matang.

Tips memasak: Jika Anda tidak memiliki air kelapa, Anda bisa menggantinya dengan air hangat dan mencampurkan-nya dengan 1/4 sendok teh soda kue. Catatan cara diatas bisa menggunakan oven asal tidak dengan suhu yang tinggi yang bisa mengakibatkan wingko babat gosong.